Skip to main content
Categories
BeritaInspirasiKesehatanKesehatan

Jangan Takut Gemuk Setelah Tahu Fakta Berikut

Perempuan takut sekali tubuhnya menjadi gemuk, khawatir tidak cantik lagi. Alhasil, mereka melakukan diet ketat demi mendapat berat badan ideal. Sayang, tidak semuanya melakukan dengan cara benar, melainkan mengurangi banyak porsi makan, sehingga sering merasa kelaparan.

Secara teori, kenaikan berat badan disebabkan oleh konsumsi makanan berlebih daripada kalori yang dikeluarkan. Jadi, selama kegiatanmu banyak, jangan pernah membatasi. Lalu, bagaimana kalau lapar di tengah malam dan sangsi untuk makan, karena takut gemuk?

Tidak perlu ragu lagi, makanlah. Lagi pula, tidur dalam keadaan lapar justru bisa menaikkan berat badan. Perut yang kosong membuat seseorang tidak tidur dengan nyenyak, sehingga sering terjaga. Di sisi lain, begadang adalah pemicu obesitas. Selain itu, keesokan harinya membuat nafsu makan bertambah, karena organ pencernaan sedang balas dendam.

Kalau kamu sering tidur dalam keadaan lapar, dampaknya tidak main-main. Selain dari segi kesehatan yang meliputi kelemahan otot, ketidakseimbangan elektrolit, sembelit, mudah merasa dingin, perubahan tekanan darah, menurunnya sistem kekebalan tubuh, ketidakteraturan detak jantung, hingga gagal ginjal, emosi pun akan terganggu. Kamu akan lebih sensitif, mudah marah, depresi, dan gelisah.

Kemudian, salah satu makanan yang disinyalir memicu kegemukan adalah mi instan. Kalau membaca jumlah kalori yang tertera di bungkusnya memang cukup tinggi, sehingga benar makanan ini harus dihindari. Namun, karena sudah terbiasa mengkonsumsi nasi, makan selain itu tetap saja lapar. Padahal, aroma mi instan, apalagi varian kuah, begitu menggiurkan, bukan?

Baru-baru ini muncul jenis diet yang pola makannya hanya bersumber dari protein hewani, sehingga salah satu menunya adalah keju goreng. Jadi, kandungan makanan selain itu adalah larangan garis keras, apalagi karbohidrat. Lantas, harus say goodbye dengan mi instan, dong?

Pada dasarnya yang dilarang adalah karbohidrat, jadi kamu tetap bisa mengkonsumsi mi instan. Dengan catatan, ganti mi-nya dengan sayuran. Aroma sedapnya dapat, pun sehat. Alternatif ini juga bagus untuk yang tidak suka sayuran, karena aroma tersebut dapat menyamarkan bau sayuran.

Ada juga mitos yang mengatakan kalau minum air es setelah makan memicu kegemukan, karena lemak akan menggumpal. Padahal, suhu tubuh manusia itu panas, sehingga justru es yang akan mencair. Namun, dengan catatan jangan tambahkan pemanis seperti sirup. Gula mengandung kalori.

Langsung tidur setelah makan membuat perut buncit adalah fakta. Idealnya, diperlukan selang dua jam. Kalau kamu memang pengin keburu tidur, ada tipsnya. Kira-kira lima belas menit kemudian, lakukanlah gerakan untuk mengecilkan perut, yang sangat mudah ditemukan di internet. Kalau di rumahmu ada tangga, naik-turun sebanyak sepuluh kali bisa jadi ide bagus.

Selain mi instan, nasi putih adalah makanan larangan garis keras bagi yang sedang diet, karena mengandung gula cukup tinggi. Sebagai alternatif, kamu bisa menggantinya dengan beras merah. Beras jenis ini meski berbau apak, tapi mengandung serat yang lebih tinggi. Namun, dalam mengkonsumsinya perlu dibarengi makanan sehat dan rendah lemak.

Lemak kerap kali menjadi kambing hitam penyebab kegemukan. Namun, menurut dokter asal Amerika, Mark Hyman, gula adalah dalang yang sebenarnya. Dalam jurnalnya di American Journal of Clinical Nutrition, dia juga menyebutkan bahwa tidak ada hubungan lemak dengan penyakit jantung. Ketika seseorang mengurangi konsumsi lemak, makanan cenderung akan bertepung dan mengandung lebih banyak gula. Lagi pula, mengkonsumsi lemak membuat perut lebih lama merasa kenyang, jadi sangat cocok untuk berdiet. Tidak perlu bimbang lagi untuk menyantap bakso, apalagi di musim penghujan seperti ini.

Kamu pasti pernah mendengar diet Mayo, yang syarat makanannya less salt. Faktanya, penambahan berat badan bukanlah lemak, tapi air. Makanan asin cenderung membuat seseorang banyak minum. Nah, air tersebut akan menaikkan retensi, sehingga air tertahan di dalam tubuh. Jadi, makan asin boleh-boleh saja. Namun, tetap pada porsi wajar, karena kelebihan garam juga salah satu penyebab penyakit jantung.

Intinya, untuk menjaga berat badan adalah kalori yang dikeluarkan. Jadi, jangan ragu memakan apa yang kamu mau. Selain itu, cara ini juga memotivasi untuk lebih melakukan gerakan fisik. Banyak duduk pun pemicu perut menjadi buncit, lho.


Web kolaboratif, konten adalah tanggung jawab penulis (Redaksi)

Subscribe our newsletter?

Join Newsletter atau Hubungi Kami: [email protected]

Inspirasi
BelanjaKarirKecantikanKehidupanKeluargaIndeks
Let's be friends